<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>edy rikimaruzboy</title>
	<atom:link href="http://arjunacinta.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arjunacinta.wordpress.com</link>
	<description>Old Love Wil Never Rust</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 May 2011 03:59:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arjunacinta.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/736c1018eb1b2e7e4b3587d4516a305d?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>edy rikimaruzboy</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arjunacinta.wordpress.com/osd.xml" title="edy rikimaruzboy" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arjunacinta.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Orang lain adalah cerminan anda</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/05/18/orang-lain-adalah-cerminan-anda/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/05/18/orang-lain-adalah-cerminan-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 04:05:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Setiap manusia memiliki keinginan untuk bisa di hargai, di kagumi dan di perhatikan. Tapi tak jarang dari kita yang selalu egois dan tak pernah mau menghargai, mengagumi dan memperhatikan orang lain. Saat anda berbicara dengan seseorang misal nya, terkadang anda bersikap acuh tak acuh pada nya karena cerita yang disampaikan nya tidak menarik bagi anda. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=188&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arjunacinta.files.wordpress.com/2011/05/cermin-diri13.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-197 alignleft" title="cermin-diri1" src="http://arjunacinta.files.wordpress.com/2011/05/cermin-diri13.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Setiap manusia memiliki keinginan untuk bisa di hargai, di kagumi dan di perhatikan. Tapi tak jarang dari kita yang selalu egois dan tak pernah mau menghargai, mengagumi dan memperhatikan orang lain. Saat anda berbicara dengan seseorang misal nya, terkadang anda bersikap acuh tak acuh pada nya karena cerita yang disampaikan nya tidak menarik bagi anda. Hal ini perlahan-lahan akan membuat lawan bicara anda tersebut menjadi kurang simpatik terhadap anda dan anda di anggap sebagai orang bodoh yang  tidak dapat diajak bicara mengenai suatu masalah atau perihal bahkan tidak pantas untuk di jadikan teman bicara apalagi teman curhat.  Dan bisa jadi teman anda akan malas untuk bebicara dengan anda lagi.</p>
<p><span id="more-188"></span></p>
<p>Begitu pula jika suatu saat anda berbicara pada nya, maka dia pun pasti akan melakukan hal yang sama karena menurut mereka anda tidak serius dalam mengemukakan pembicaraan itu dan dia juga akan berpikiran &#8220;untuk apa mendengarkan nya toh kata-kata kita pun tak pernah di dengar kan oleh nya&#8221;. Lihat lah bagaimana sikap nya. Apakah anda suka dengan sikap nya yang terlihat malas-malas an untuk mendngar kan ketika anda berbicara? Tentu saja tidak bukan? Seperti  itulah perasaan dia terhadap anda waktu anda bersikap seperti dia saat ini.</p>
<p>Kita tidak bisa mengklaim dan menuding bahwa orang tersebut buruk terhadap kita. Interospeksi ke dalam diri kita kembali mengapa dia melakukan hal itu terhadap kita. Jangan lupakan hukum sebab akibat. Lihat lah dan belajar lah dari orang lain maka anda akan mendapatkan sesuatu yang berharga dalam kehidupan anda.</p>
<p>Edy rikimaruzboy ( Argo Edy Fredian )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=188&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/05/18/orang-lain-adalah-cerminan-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arjunacinta.files.wordpress.com/2011/05/cermin-diri13.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">cermin-diri1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kegagalan adalah Ibu Kandung dari Kesuksesan</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/15/kegagalan-adalah-ibu-kandung-dari-kesuksesan/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/15/kegagalan-adalah-ibu-kandung-dari-kesuksesan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 07:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Dalam mengembangkan usaha bisnis atau karir yang sedang kita perjuangkan, sudah sewajarnya kita berharap semua bisa berjalan lancar tanpa hambatan dan kesulitan yang berarti, tetapi dalam proses perjalanannya tidak jarang kita dihadapkan pada kondisi sulit yang muncul silih berganti. Saat kondisi sulit menghadang kita, tidak perlu ditanggapi dengan sikap pesimis dan terbeban. Perlu kita yakini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=182&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Franklin Gothic Medium';">Dalam mengembangkan usaha bisnis atau karir yang sedang kita perjuangkan, sudah sewajarnya kita berharap semua bisa berjalan lancar tanpa hambatan dan kesulitan yang berarti, tetapi dalam proses perjalanannya tidak jarang kita dihadapkan pada kondisi sulit yang muncul silih berganti.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Saat kondisi sulit menghadang kita, tidak perlu ditanggapi dengan sikap pesimis dan terbeban. Perlu kita yakini dan kita sadari bahwa di setiap kesulitan yang mampu kita atasi, maka bersamaan itu pula akan muncul kesempatan baru yang memungkinkan kita melanjutkan dan memperjuangkan usaha kita hingga mencapai kesuksesan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Franklin Gothic Medium';"><span id="more-182"></span><br />
Tetapi di dalam kenyataannya yang sering terjadi, pada saat kita dihadapkan pada kesulitan, rintangan, kesalahan dan problem yang bermunculan, fighting spirit kita menjadi turun, rapuh, dan mudah menyerah; semuanya terasa begitu berat dan membebani mental, bahkan tidak jarang membuat kita merasa gagal, frustasi, depresi, putus asa, menganggap ini semua merupakan suratan nasib yang memang harus kita alami.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Mengapa kita mudah menyerah? Mengapa kita cepat merasa gagal? Sebenarnya perasaan di atas ini adalah akibat dari hasil pikiran atau kesadaran tentang proses perjuangan hidup ini yang belum matang.</span><br />
<span style="color:#000000;"> Jangankan cuma kesulitan yang menghadang, sekalipun kita mengalami kegagalan, ingat setiap kegagalan pasti punya nilai pendidikan tersendiri, seperti kata bijak Mandarin : <img src="http://www.andriewongso.com/otherimage/ibukandungsukses2.gif" alt="" border="0" />, kegagalan adalah ibu kandung dari kesuksesan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Kita perlu menyadari bahwa kesulitan, kegagalan adalah bagian dari dinamika kehidupan kita. Setiap kegagalan pasti akan membawa hikmah yang setimpal. Kesuksesan sejati adalah kristalisasi dari berbagai macam kesulitan dan kegagalan yang mampu kita atasi.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Untuk itu kita dituntut mempunyai &#8220;Keuletan Extra&#8221;. Keuletan yang berarti : tidak sekadar sabar, bertahan, apatis, pasif, pasrah, tetapi &#8220;Keuletan&#8221; yang di dalamnya mengandung sikap antusias, proaktif, gigih, tegar, berani untuk beraksi terus menerus.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Jika sikap mental &#8220;Keuletan&#8221; di atas dapat dipraktekan di setiap tantangan yang muncul, sampai menjadi kebiasaan di kehidupan kita, maka kita akan sadar bahwa hanya melalui Kelemahan, Kesulitan, Kesalahan bahkan kegagalan, barulah kita mempunyai kesempatan untuk mematangkan mental dan menjadi dewasa melalui BELAJAR DALAM ARTI YANG SEBENARNYA.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Pembaca yang budiman,</span><br />
<span style="color:#000000;"> Saya yang telah kenyang mengunyah kesulitan dan kegagalan, telah menganggap semua ini sebagai vitamin kesuksesan. Bagi setiap orang yang mau sukses tidak mungkin bias bebas dari kegagalan, tidak ada kesuksesan sejati bisa berdiri tegak tanpa kemampuan mengatasi semua kesulitan ataupun kegagalan. Maka, memang benar dan tepat bobot dari kata pepatah klasik &#8221; <img src="http://www.andriewongso.com/otherimage/ibukandungsukses2.gif" alt="" border="0" /> &#8220;. Kegagalan adalah ibu kandung dari kesuksesan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Salam sukses luar biasa!</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Andrie Wongso</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Franklin Gothic Medium';">Sumber   :  http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1878203</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/182/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=182&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/15/kegagalan-adalah-ibu-kandung-dari-kesuksesan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.andriewongso.com/otherimage/ibukandungsukses2.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.andriewongso.com/otherimage/ibukandungsukses2.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>BERIKAN DAN LUPAKAN..!!!</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/15/berikan-dan-lupakan/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/15/berikan-dan-lupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 03:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Suatu malam hujan turun dengan lebat diiringi angin kencang dan petir yang menyambar-nyambar. Malam itu telepon berdering di rumah seorang dokter. &#8221;Istri saya sakit,&#8221; terdengar suara minta pertolongan. &#8221;Dia sangat membutuhkan dokter segera. Si dokter menjawab, &#8221;Dapatkah bapak menjemput saya sekarang ? Mobil saya sedang masuk bengkel.&#8221; Mendengar jawaban itu, lelaki tersebut menjadi berang. &#8221;Apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=178&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu malam hujan turun dengan lebat diiringi angin kencang dan petir yang menyambar-nyambar. Malam itu telepon berdering di rumah seorang dokter. &#8221;Istri saya sakit,&#8221; terdengar suara minta pertolongan. &#8221;Dia sangat membutuhkan dokter segera. Si dokter menjawab, &#8221;Dapatkah bapak menjemput saya sekarang ? Mobil saya sedang masuk bengkel.&#8221; Mendengar jawaban itu, lelaki tersebut menjadi berang. &#8221;Apa ?!&#8221; katanya dengan marah. &#8221;Saya harus pergi menjemput dokter pada malam yang berhujan lebat seperti ini?&#8221;</p>
<p>#####</p>
<p>Coba Anda renungkan cerita inspiratif diatas. Kita senantiasa meminta sesuatu kepada orang lain. Sayangnya, kita seringkali lupa untuk memberi. Kita tak sadar bahwa apapun yang kita berikan sebenarnya adalah untuk diri kita sendiri, bukan untuk siapa-siapa. Di dunia ini tak ada yang gratis. Segala sesuatu ada harganya. Seperti halnya membeli barang, Anda harus memberi terlebih dahulu sebelum meminta barang tersebut. Kalau Anda seorang penjual, Anda pun harus memberikan pelayanan dan menciptakan produk sebelum meminta imbalan jasa Anda. Inilah konsep &#8221;memberi sebelum meminta&#8221; yang sayangnya sering kita lupakan dalam kehidupan sehari-hari.<br />
<span id="more-178"></span><br />
Padahal &#8221;memberi sebelum meminta&#8221; adalah sebuah hukum alam. Kalau Anda ingin anak Anda mendengarkan apa yang Anda katakan, Andalah yang harus memulai dengan mendengarkan keluh kesah mereka. Kalau Anda ingin karyawan atau bawahan Anda bekerja dengan giat, Andalah yang harus memulai dengan memberikan perhatian, dan lingkungan kerja yang kondusif. Kalau Anda ingin disenangi dalam pergaulan, Anda harus memulainya dengan memberikan bantuan dan keperdulian kepada orang lain.</p>
<p>Orang yang tak mau memberi adalah mereka yang senantiasa dihantui perasaan takut miskin. Inilah orang-orang yang &#8221;miskin&#8221; dalam arti yang sesungguhnya. Padahal, di dunia ini berlaku hukum kekekalan energi. Kalau Anda memberikan energi positif kepada dunia, energi itu tak akan hilang. Ia pasti kembali kepada Anda.</p>
<p>Persoalannya, banyak orang mengharapkan imbalan perbuatan baiknya langsung dari orang yang ditolongnya. Ini suatu kesalahan. Dengan melakukan hal itu, Anda justru membuat bantuan tersebut menjadi tak bernilai. Anda mempraktikkan manajemen &#8221;Ada Udang Di Balik Batu.&#8221; Anda tak ikhlas dan tak tulus. Ini pasti segera dapat dirasakan oleh orang yang menerima pemberian Anda. Jadi, alih-alih menciptakan kepercayaan pemberian Anda malah akan menghasilkan kecurigaan.</p>
<p>Agar dapat efektif, Anda harus berperilaku seperti sang surya yang memberi tanpa mengharapkan imbalannya. Untuk itu tak cukup memberikan harta saja, Anda juga harus memberikan diri Anda, dari hati Anda yang paling dalam. Jangan pernah memikirkan imbalannya. Anda hanya perlu percaya bahwa apapun yang Anda berikan suatu ketika pasti kembali kepada Anda. Ini merupakan suatu keniscayaan, suatu hukum alam yang sejati.</p>
<p>Sebetulnya semua orang di dunia ini senantiasa memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Namun, kita dapat membedakannya menjadi dua tipe orang. Orang pertama kita sebut sebagai orang yang egois. Merekalah orang yang selalu meminta tetapi tak pernah memberikan apapun untuk orang lain. Orang ini pasti dibenci dimana pun-ia berada.</p>
<p>Jenis orang kedua adalah orang yang juga mementingkan diri sendiri, tetapi dengan cara mementingkan orang lain. Mereka membuat orang lain bahagia agar mereka sendiri menjadi bahagia. Ini sebenarnya juga konsep mementingkan diri sendiri tetapi sudah diperhalus. Kalau Anda selalu memberikan perhatian dan bantuan kepada orang lain, banyak orang yang akan menghormati dan membantu Anda. Kalau demikian, Anda sebenarnya sedang berbuat baik pada diri Anda sendiri.</p>
<p>Bagaimana kalau Anda membaktikan diri Anda untuk menolong anak-anak terlantar dan orang-orang miskin ? Ini pun sebenarnya adalah tindakan &#8221;mementingkan diri sendiri dengan cara mementingkan orang lain.&#8221; Anda mungkin tak setuju dan mengatakan, &#8221;Bukankah saya tidak mendapatkan apa-apa. Saya kan bekerja dengan sukarela&#8221; .Memang benar, Anda tidak mendapatkan apa-apa secara materi, tetapi apakah Anda sama sekali tidak mendapatkan apa-apa? Jangan salah, Anda tetap akan mendapatkan sesuatu yaitu kepuasan batin. Kepuasan batin inilah yang Anda cari. Anda membantu orang lain supaya mendapatkan hal ini.</p>
<p>Jadi, apapun yang kita lakukan di dunia ini semuanya adalah untuk kepentingan kita sendiri. Orang-orang yang egois sama sekali tak memahami hal ini. Mereka tak sadar bahwa mereka sedang merusak diri mereka sendiri.</p>
<p>Sementara orang-orang yang baik budinya sadar bahwa kesuksesan dan kebahagiaan baru dapat dicapai kalau kita membuat orang lain senang, menang, dan bahagia. Hanya dengan cara itulah kita akan dapat menikmati kemenangan kita dalam jangka panjang. Inilah hukum Menang-Menang (win-win) yang berlaku dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja.</p>
<div align="center">♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥ ♥♥♥♥♥</div>
<div style="text-align:left;" align="center">Sumber  : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7875732</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=178&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/15/berikan-dan-lupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Butuh kesabaran untuk jadi pemenang</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/04/butuh-kesabaran-untuk-jadi-pemenang/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/04/butuh-kesabaran-untuk-jadi-pemenang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 01:03:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… ayah anak “Ayah, ayah” kata sang anak… “Ada apa?” tanya sang ayah….. “Aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek… [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=168&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… ayah anak “Ayah, ayah” kata sang anak…</p>
<p>“Ada apa?” tanya sang ayah….. “Aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…</p>
<p>Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku capek, sangat capek …</p>
<p><span id="more-168"></span></p>
<p>Aku capeK karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …</p>
<p>Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…</p>
<p>Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…</p>
<p>Aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…</p>
<p>  Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam.</p>
<p>Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang… “Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau. “Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya. ” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?” ” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?” ” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu” ” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah” ” Nah, akhirnya kau mengerti” ” Mengerti apa? aku tidak mengerti” ” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… Bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku” ” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ” ” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… Ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?” ” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ” Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya. ﻿</p>
<p>Sumber : ﻿﻿﻿﻿<a href="http://tadzkirah.wordpress.com/2011/02/21/butuh-kesabaran-untuk-jadi-pemenang/">http://tadzkirah.wordpress.com/2011/02/21/butuh-kesabaran-untuk-jadi-pemenang/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=168&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2011/04/04/butuh-kesabaran-untuk-jadi-pemenang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PAGI</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/pagi/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/pagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 15:26:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Tergolek indah mimpi ku di atas bantal busa ku. Belum habis ku bermimpi, Sang pagi datang memanggil. Hingga aku lupa tuk membawa indah nya warna-warni pelangi. Harus kah ku lepas mimpi indah ku? Andai mentari mau mengerti Bagaimana aku bermimpi. Mimpi yang tak mungkin datang kembali. Sebuah mimpi pelepas penat penyejuk hati, Di temani sang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=162&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tergolek indah mimpi ku di atas bantal busa ku.<br />
Belum habis ku bermimpi,<br />
Sang pagi datang memanggil.<br />
Hingga aku lupa tuk membawa indah nya warna-warni pelangi.<br />
Harus kah ku lepas mimpi indah ku?<br />
Andai mentari mau mengerti<br />
Bagaimana aku bermimpi.<br />
Mimpi yang tak mungkin datang kembali.<br />
Sebuah mimpi pelepas penat penyejuk hati,<br />
Di temani sang bidadari yang datang dari surgawi&#8230;.</p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->rikimaruzboy (<em>Senin, 22 Februari 2010)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=162&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/pagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TANGISAN DEWI LANGIT</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/tangisan-dewi-langit/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/tangisan-dewi-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 15:22:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Tubuh kecil nan mungil meringkuk kecil di sudut kamar. Terkatup bibir tak terhenti, menggigil dingin. Merah bibir si gadis kecil ingin berteriak. Namun takut menghalangi. Tak ada yang peduli. Diatas jemari kecil nya dia menghitung. Berapa lamakah lagi dewi langit akan berhenti dari sedih nya? Sedih melihat manusia yang tak pernah peduli akan alam nya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=160&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tubuh kecil nan mungil meringkuk kecil di sudut kamar.<br />
Terkatup bibir tak terhenti, menggigil dingin.<br />
Merah bibir si gadis kecil ingin berteriak.<br />
Namun takut menghalangi.<br />
Tak ada yang peduli.</p>
<p>Diatas jemari kecil nya dia menghitung.<br />
Berapa lamakah lagi dewi langit akan berhenti dari sedih nya?<br />
Sedih melihat manusia yang tak pernah peduli akan alam nya.<br />
Cucuran air mata sang dewi langit membuat ia terpisah dengan keluarganya.<br />
Harapan kecil dari si gadis mungil,<br />
agar dewi langit bisa tersenyum kembali&#8230;.</p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->rikimaruzboy  (<span style="font-size:x-small;"><em>Sabtu, 20 Februari 2010)</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=160&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/tangisan-dewi-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENJAGA ALAM</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/penjaga-alam/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/penjaga-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 14:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Kau berlari menyisiri tiap lekuk indah alam ini Tak kenal lelah dan tak kenal henti Dan kau tetap bermimpi walau terjaga Membuat karya yang selalu bermakna Jangan pernah berhenti Walau yang lain tlah mati Karena alam ini masih menunggu mu Untuk kau jaga Dari kemelut bencana yang melanda…. Rikimaruzboy (Jum’at, 19 Februari 2010)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=158&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kau berlari menyisiri tiap lekuk indah alam ini<br />
Tak kenal lelah dan tak kenal henti<br />
Dan kau tetap bermimpi walau terjaga<br />
Membuat karya yang selalu bermakna</p>
<p>Jangan pernah berhenti<br />
Walau yang lain tlah mati<br />
Karena alam ini masih menunggu mu<br />
Untuk kau jaga<br />
Dari kemelut bencana yang melanda….</p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Rikimaruzboy (<span style="font-size:x-small;"><em>Jum’at, 19 Februari 2010)</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/158/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=158&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/penjaga-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KETULUSAN HATIMU</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/ketulusan-hatimu/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/ketulusan-hatimu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 14:40:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/ketulusan-hatimu/</guid>
		<description><![CDATA[Aku tahu bahwa kau tak mengerti Apa yang kutulis kan diatas awan putih Aku tahu bahwa kau tak memahami Apa yang ku gambarkan diantara warna-warni nya dunia Aku tahu, bahwa kau tak bisa Mencerna apa yang kukatakan Karena kau buta akan aksara, warna dan bahasa Tapi aku tahu, bahwa kau dapat melihat Warna dihatiku dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=157&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku tahu bahwa kau tak mengerti<br />
Apa yang kutulis kan diatas awan putih<br />
Aku tahu bahwa kau tak memahami<br />
Apa yang ku gambarkan diantara warna-warni nya dunia<br />
Aku tahu, bahwa kau tak bisa<br />
Mencerna apa yang kukatakan<br />
Karena kau buta akan aksara, warna dan bahasa<br />
Tapi aku tahu, bahwa kau dapat melihat<br />
Warna dihatiku dan bahasa di kalbuku….</p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Rikimaruzboy  (<span style="font-size:x-small;"><em>Jum’at, 19 Februari 2010)</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=157&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/ketulusan-hatimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SENANDUNG LAGU DI TAMAN CINTA</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/senandung-lagu-di-taman-cinta/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/senandung-lagu-di-taman-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 14:30:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Indah kudengar alunan Saxophone Yang kau tiup dalam irama bersenandung hati Kau gambarkan bagaimana kau bernyanyi Diantara sejuta wangi yang membius saraf Engkau berdiri diantara bunga berwarna-warni Dimana bunga-bunga yang gugur dan terbang tertiup angin lalu Mekar kembali. Alunan lagumu mengisi roh di setiap jiwa-jiwa yang layu Di taman cinta kau bernyanyi Berjuta mata memandang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=155&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Indah kudengar alunan Saxophone<br />
Yang kau tiup dalam irama bersenandung hati<br />
Kau gambarkan bagaimana kau bernyanyi<br />
Diantara sejuta wangi yang membius saraf</p>
<p>Engkau berdiri diantara bunga berwarna-warni<br />
Dimana bunga-bunga yang gugur dan terbang tertiup angin lalu<br />
Mekar kembali.<br />
Alunan lagumu mengisi roh di setiap jiwa-jiwa yang layu</p>
<p>Di taman cinta kau bernyanyi<br />
Berjuta mata memandang indah<br />
Seindah irama yang kau mainkan<br />
Semoga kau dapat terus bersenandung<br />
Dan menyegarkan kembali pikiranku<br />
Disaat aku terjatuh dan layu……</p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Rikimaruzboy (<span style="font-size:x-small;"><em>Jum’at, 19 Februari 2010 )<br />
</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=155&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/senandung-lagu-di-taman-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ALUNAN BIOLA</title>
		<link>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/alunan-biola/</link>
		<comments>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/alunan-biola/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 14:25:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikimaruzboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arjunacinta.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Kau mainkan nada diatas untaian kata Merdu indah alunan lagu mu Diatas gesekan biolamu Sepetik nada terdengar salah Kau cemberut marah dan kesal Namun, kau ulangi lagi nada itu Nada dari lagu tentang sedih dan rindu Tanpa henti&#8230; Kini kau tlah pergi Satu nada belum menyatu Menjadi lagu merdu Namun biola itu tetap terdengar Suara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=152&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kau mainkan nada diatas untaian kata<br />
Merdu indah alunan lagu mu<br />
Diatas gesekan biolamu<br />
Sepetik nada terdengar salah<br />
Kau cemberut marah dan kesal<br />
Namun, kau ulangi lagi nada itu<br />
Nada dari lagu tentang sedih dan rindu<br />
Tanpa henti&#8230;</p>
<p>Kini kau tlah pergi<br />
Satu nada belum menyatu<br />
Menjadi lagu merdu<br />
Namun biola itu tetap terdengar<br />
Suara nya makin lirih dan menyayat hati<br />
Bermain sendiri sambil menanti<br />
Seseorang yang dpat melanjutkan<br />
Lagu nya yang sempat terhenti</p>
<p>Dia rindu pada sang empu<br />
Yang tak dapat menyelesaikan<br />
Lagu nya yang sendu<br />
Secarik kertas tertulis<br />
&#8220;Lanjutkan laguku<br />
Agar aku tenang di alam sana&#8221;</p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->rikimaruzboy.  <span style="font-size:x-small;"><em>(Senin, 15 Februari 2010 )<br />
</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arjunacinta.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arjunacinta.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arjunacinta.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arjunacinta.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arjunacinta.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arjunacinta.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arjunacinta.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arjunacinta.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arjunacinta.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arjunacinta.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arjunacinta.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arjunacinta.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arjunacinta.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arjunacinta.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arjunacinta.wordpress.com&amp;blog=1847725&amp;post=152&amp;subd=arjunacinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arjunacinta.wordpress.com/2010/03/28/alunan-biola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef43524c2ef611c4ff62166b5c9a24c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikimaruzboy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
